Iran memperkenalkan pesawat tanpa awak (UAV) Shahed-149 "Gaza" sebagai bagian dari pengembangan teknologi militernya. Drone ini dirancang untuk mendukung operasi pengintaian sekaligus misi tempur, dengan kemampuan terbang jarak jauh dan membawa berbagai jenis amunisi. UAV tersebut diklaim mampu bertahan di udara hingga sekitar 35 jam tanpa henti serta menjangkau wilayah operasional hingga ribuan kilometer. Selain itu, sistem sensor yang disematkan memungkinkan pelaksanaan pengawasan dan serangan presisi dalam berbagai kondisi. Shahed-149 "Gaza" mulai diperkenalkan dan diproduksi sejak 2021, menandai peningkatan signifikan dalam kapabilitas drone Iran. Dengan spesifikasi tersebut, drone ini dinilai menjadi salah satu aset strategis dalam penguatan sistem pertahanan berbasis teknologi tanpa awak.
