Kepala SPPG desa Citeureup berjanji akan terus memperbaiki kualitas makanan

Tags

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Putra Angga, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan yang terjadi terkait dugaan makanan tidak layak konsumsi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Permohonan maaf tersebut disampaikan menyusul viralnya laporan mengenai makanan yang diduga berbau dan tidak layak dikonsumsi, yang didistribusikan dari dapur SPPG MBG di Jalan Pasigaran, Desa Citeureup, yang berada di bawah pengelolaan Yayasan Baitul Rizki Barokah. “Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh penerima manfaat atas kejadian ini, yang telah menimbulkan keresahan dan menjadi perhatian luas di media sosial,” ujar Putra Angga, Rabu (8/4/2026). Ia mengakui, peristiwa tersebut turut berdampak pada kenyamanan kegiatan belajar mengajar, khususnya bagi para pelajar yang menjadi penerima program. “Kami menyadari kejadian ini telah mengganggu kenyamanan, termasuk dalam proses belajar mengajar. Untuk itu, kami bertanggung jawab penuh atas insiden ini,” tegasnya. Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak SPPG bersama Yayasan Baitul Rizki Barokah berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk pembenahan sistem kebersihan dan tata kelola dapur. Langkah perbaikan tersebut saat ini tengah dilakukan guna memastikan kualitas makanan yang disalurkan tetap terjaga. “Kami berkomitmen melakukan perbaikan secara menyeluruh dan memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali,” tambahnya. Di akhir pernyataannya, ia kembali menyampaikan permohonan maaf serta mengapresiasi perhatian dan masukan dari masyarakat. “Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan pengertian semua pihak,” pungkasnya.